Keuangan Bisnis dan Kebutuhan Menabung

Keuangan Bisnis dan Kebutuhan Menabung

by 15 February 2015

Salam Hebat Pak Putu,

Saya seorang ibu rumah tangga yang juga sedang meneruskan kuliah. Begini Pak, suami saya mempunyai usaha mebel dan penggergajian. Akan tetapi belakangan ini mengalami kesulitan finansial. Setiap ada pemasukan selalu tidak pernah bisa menyisihkan. Menurut Bapak, bagaimana sebaiknya kami mengelola keuangan? Halimatussadiyah

Selamat pagi Ibu Halimatussadiyah yang Hebat,

Pertama, selamat karena Ibu meneruskan kuliah. Itu artinya Ibu meningkatkan kapasitas diri. Meningkatkan kapasitas diri artinya meningkatkan potensi finansial. Salah satu guru saya mengatakan, “Your earning depend on your learning.” Pendapatan anda tergantung dari pembelajaran anda.

Selanjutnya, saya mengacungi jempol atas kesadaran Ibu bahwa selama ini Ibu kesulitan menabung. Kesadaran ini jarang dimiliki oleh kebanyakan orang. Jadi permasalahan hampir setiap orang yang mengalami kesulitan finansial adalah karena kurangnya kemampuan untuk menyisihkan pendapatannya.

Perasaan, persepsi, dan kenyataan “selalu kurang” menjadi hambatan bagi kebanyakan orang untuk beranjak dari kondisi finansialnya menuju keadaan yang lebih baik. Banyak sekali prinsip teman-teman yang mengatakan, “Saya akan menabung setelah utang-utang saya lunas.” Pada kenyataannya, utang-utangnya tidak pernah lunas karena memang sebelum lunas sudah mengutang kembali.

Kenyataan bahwa selalu tidak ada pendapatan yang bisa ditabung membuat persepsi bahwa keuangan memang belum cukup untuk ditabung. Persepsi ini diperkuat dengan perasaan yang mengatakan, “Pendapatan saya belum cukup.”

Inilah 4 tip agar anda bisa mengubah kondisi finansial anda jauh lebih baik dari sekarang, dengan perbaikan yang mendasar:

1. Mulailah dengan perasaan cukup. Berlatihlah mengatakan kepada diri anda, “Penghasilan ini cukup untuk saya memulai menabung. Saya pasti bisa mengaturnya.” Bangunlah terus keyakinan ini dengan afirmasi dan tindakan.

2. Tindakan yang perlu anda ambil adalah menyisihkan mulai dari 10% penghasilan anda. Jika anda tidak bisa dengan 10%, mulailah dari 5%. Jika itu pun sulit, berlatihlah dengan 1% dan dinaikkan 1% setiap bulan. Pisahkan rekening khusus untuk tabungan ini.

Demikian Ibu.  Semoga memberi solusi. Jika masih ada yang hendak ditanyakan, silakan email ke putu@prestasi-indonesia dan humas@stiebbank.ac.id ya. Terima kasih.