Membangun Sistem Perusahaan

Membangun Sistem Perusahaan

by 9 February 2015

Pak Putu yang HEBAT,

Saya Barlin dari Bantul. Saat ini sedang merintis toko buku. Pertanyaan saya, bagaimana cara mendirikan perusahaan yang tersistem sehingga saya tidak harus terlibat di dalamnya? Supaya sata bisa bagi waktu dengan bisnis lain. Kedua, bagaimana teknik merekrut karyawan yang baik? – Barlin

Dear Pak Barlin yang mengHEBAT,

Selamat bahwa bapak telah mulai memikirkan exit strategi ketika bapak baru memulai bisnis. Hal ini sangat bagus karena bapak sudah memikirkan agar bapak tidak dipenjara oleh bisnis yang bapak bangun sendiri. Kebanyakan orang yang membangun penjara baru bernama bisnis, mereka tidak lagi memiliki waktu karena bisnis yang dibangunnya harus ditunggui, dan jika tidak ditunggui bisnisnya tidak berjalan.

Membangun sistem bisnis yang baik tentu tidak bisa serta-merta. Sistem yang baik dari sebuah bisnis dibangun dari hasil best practice, tes dan ukur, coba sana-coba sini, sebelum dibuatkan standard operating procedure (SOP) baku untuk sebuah proses di dalam sebuah bisnis.

Mari kita contohkan: bagaimana cara melakukan penjualan? Bagaimana cara beriklan yang efektif? Tentu harus melalui trial and error ketika bapak ingin biaya iklan memberi hasil terbaik untuk bisnis bapak. Sistem dibangun atas pengalaman, pengamatan, evaluasi, dan pemilihan strategi terbaik. Kunci dari sistem adalah adanya sistem operasi standar sehingga tidak tergantung siapa yang mengerjakan.

Jika proses bisnis telah distandarisasi pada 4 pilar bisnis yaitu pada pilar marketing dan penjualan, finansial, produksi, dan organisasi, maka bisnis anda boleh mulai bisa ditinggal-tinggal untuk mengerjakan atau membangun bisnis yang lain. Tentu setelah anda memiliki tim yang andal untuk mengerjakan sistem bisnis yang telah anda bangun.

Lalu bagaimana sistem perekrutan tim anda? Saran saya, mulailah dari tim yang satu visi dan memiliki keinginan untuk sukses yang tinggi. Keinginan sukses yang tinggi ditandai dengan kemauan belajar dan berubah dari kondisinya sekarang. Tim yang baik adalah tim yang bisa diajak bersama-sama membangun setiap bagian bisnis, untuk mendekat kepada visi. Jika anda mendapatkan tim yang seperti ini, anda bisa memberi sistem bonus, komisi, bahkan kepemilikan saham dalam bisnis anda. Dengan kepemilikan bersama, membuat anda bisa berbagi tanggung jawab dan sekaligus anda akan bisa meninggalkan bisnis anda kelak karena ada pemilik yang masih ada bersama bisnis anda.

Semoga membantu untuk membuat anda semakin HEBAT.