Berpikir Berlaku beda Tentang Uang

Berpikir Berlaku beda Tentang Uang

by 10 February 2014

Perjalanan hidup tidak selamanya mulus, ada saat kita merasa bahwa roda kehidupan sedang sangat lambat berputar ketika posisi kita sedang di bawah sehingga pertahanan dan usaha yang harus dikeluarkan melebihi biasanya. Kita gemar mengkotak-kotak an masa susah dalam hidup tersebut ke dalam ruang yang kita sebut sebagai masa lalu. Apabila anda sedang berada di roda kehidupan yang lebih baik saat ini, dan kotak yang anda sebut sebagai masa lalu tadi anda biarkan berdebu tidak pernah dijamah, saya sarankan untuk menengok kembali ke sana. Mengapa? Karena mungkin saja ada pelajaran maha berharga di sana yang dulu tidak anda sadari karena menganggapnya sebagai hidup yang pahit.

Sampai saat ini, ketika saya sedang mensyukuri nikmat Sang Maha Pencipta, saya sering membuka kembali kotak tersebut. Di dalamnya saya menemukan kisah-kisah mengharukan yang bisa membuat mata saya berkaca-kaca. Akan tetapi, saya tidak memusuhi kisah itu apalagi menyalahkan keadaan. Saya menyadari titik bumi yang saat ini saya pijak ada petunjuk arah yang diberikan oleh kisah tersebut.

Semasa saya kecil, saat itu 7 tahun usia saya, saya sudah mengenal dan mulai belajar mencari uang. Sederhana saja saat itu, saya mencari sayuran yang kemudian saya titipkan kepada nenek saya untuk dijual. Saat itu saya tidak sendiri,, banyak teman sepermainan yang juga melakukan hal yang sama. Saat itu sayuran pare yang kerap kami buru karena memang banyak tertanam secara liar. Waktu bermain saya dan teman-teman yaa sambil berburu pare itu. Sebagai anak desa, bermain sambil bekerja begitu sudah kebahagiaan tersendiri untuk saya.

Oleh karena banyak teman yang mencari pare maka tempat-tempat yang saya ketahui subur akan tanaman pare juga diketahui oleh teman-teman. Akhirnya munculah persaingan dan berlomba-lomba memetik pare meskipun usia kami semua masih sangat kanak-kanak.

Sebenarnya ada satu tempat yang juga terdapat banyak pare tapi teman-teman seusia saya tidak berani mendatanginya karena terletak di sebelah kuburan. Akan tetapi saya berniat untuk ke sana, dengan berdoa di dalam hati saya memberikan diri, alhasil saya memperoleh pare jauh lebih banyak yang membuat saya mendapatkan lebih banyak uang.

Kisah tersebut mengajarkan 3 hal tentang UANG kepada saya. Pertama, saya bisa mendapatkan uang dengan MENJUAL. Bisa dibilang tanpa modal tetapi yang saya lakukan menghasilkan karena dalam proses penjualanlah uang berpindah dari orang lain kepada kita. Yang kedua, untuk mendapatkan uang yang lebih banyak diperlukan tekad dan keberanian. Ketika orang lain bersembunyi dibalik ketakutan mereka, saya berani untuk maju, asalkan yang kita kerjakan halal dan tidak merugikan orang lain maka tidak ada yang perlu ditakutkan. Dan yang ketiga,

melakukan hal yang berbeda dengan yang biasa dilakukan oleh orang kebanyakan karena hal itu akan menjadi ciri khas kita, cara untuk membuat kita TIDAK TERSAINGI.

Sampai sekarang saya masih menerapkan pelajaran yang saya dapat di masa kecil tersebut. Ada sebuah quote menyebutkan tentang Think Out Of The Box atau berpikir luar biasa karena yang biasa-biasa sudah biasa dilakukan orang lain

Semoga kisah masa kecil saya ini dapat menginspirasi anda. Saya juga mendoakan semoga kelak anda menjadi The Next Millionaire di negeri ini dan berbagi kepada yang membutuhkan.