Sejauh Mata Memandang di Bumi Baturaja

Sejauh Mata Memandang di Bumi Baturaja

by 12 February 2014

Di Sabtu yang cerah kemarin, saya sedang berkomunikasi dengan arsitek saya yang sedang berjibaku dengan tim melakukan pembangunan tahap awal untuk terwujudnya Satelitte City. Meskipun weekend, meskipun saya di Jogja dan tim berada di Baturaja, tidak membuat kami untuk malas-malasan bekerja. Ya, antusiasme yang kami rasakan mengalahkan semua rasa malas itu. Bagaimana tidak, project yang memang kami siapkan berbulan-bulan yang lalu mulai aktif menunjukkan geliatnya. Project yang selama ini saya dan investor sebut dengan Kavling Baturaja. Investor di sini adalah orang-orang dariseluruh Indonesia yang telah membeli kavling Baturaja maupun yang sedang dalam tahap mencicil untuk pelunasan kavling tersebut.

Melalui foto yang dikirim oleh Mas Aris, arsitek saya yang standby di lokasi, lahan yang semula berupa semak ilalang setinggi 1 meter telah berubah menjadi lahan datar yang keren.

Siapnya lahan tersebut adalah hasil kerjasama antara dump truck dan excavator yang hilir-mudik melakukan pengerukan, perataan, dan penyebaran material di lokasi untuk mempercepat proses pembangunan.

Persiapan lahan memang dilakukan dengan cepat agar pembangunan segera dapat dimulai setelah lebaran nanti. Kerja keras dan kerjasama tim menunjukkan hasilnya dengan sudah siapnya hampir 100% lahan. Salah satunya adalah lokasi akan dibangunnya Taman Hiburan Satelite City

Tampak bedanya level ketinggian pada kontur tanah akan semakin memperindah Taman Hiburan Satelity City nantinya. Selain taman buatan, rancangan yang dibuat juga untuk tetap mempertahankan taman alami yang memang sudah disediakan oleh alam.

Taman alami berada di area tengah, sedangkan yang Nampak sebuah gundukan yang mengitarinya adalah area untuk taman buatan. Selain itu, danau dan colloseum akan semakin menambah sejuk sekaligus megah kawasan Taman Hiburan Satelite City.

Lokasi untuk danau dan colloseum sudah siap tinggal melanjutkan proses konstruksi yang akan dilaksanakan setelah lebaran.

Tampak gambar setengah lingkaran di atas itulah lokasiakan dibangun colloseum. Nah, kalau gambar ini, arsitek saya sedang nampang, hehehe…

Gambar-gambar yang dikirimkan kepada saya mampu menjadi suntikan semangat untuk mewujudkan apa yang menjadi impian saya, impian kami bersama di dalam tim, dan juga impian investor yang turut membeli kavling tanah sekitaran lokasi tersebut. Alam semesta pasti mendengar apa yang dibisikkan oleh kita, terutama bila bisikan tersebut adalah impian dari sekian banyak orang untuk satu tujuan baik. JikaTuhan menghendaki, semoga impian tersebut menemukan jalani dealnya untuk terwujud.

Salam Hebat!