Iklan dalam Strategi Bisnis

Iklan dalam Strategi Bisnis

23 February 2014

Mau?

Membaca kata di atas, apa yang langsung terpikir? Saya yakin, Anda langsung berpikir logo 3 disertai tulisan “Mau?” dengan latar belakang berwarna hitam. Saya yakin pula, Anda melafalkan angka 3 bukan dengan “tiga”, “telu”, tapi pasti dilafalkan “tri”. Saya yakin pula, Anda tahu bahwa Tri adalah salah satu provider selular di Indonesia.

Strategi komunikasi pemasaran merek ini sempat menarik perhatian saya saat itu. Bagi saya, konsep idenya sangat cerdas. Pemilik merek memilih mengomunikasikan produk dengan cerdas. Merek ini berhasil mencapai perhatian publik hanya dalam hitungan hari. Betapa strategi komunikasi pemasaran ini bisa membuka mata para pebisnis yang masih memahami promosi dengan konvensional. Tentu saja, konsep cerdas dan kreatif ini harus disertai tim yang solid, kontrol pengawasan, dan keberanian mengeluarkan dana yang cukup besar.

Kunci promosi 3 adalah angka 3 dan tulisan “Mau?”. Istilah kerennya, inilah Integrated Marketing Communication (IMC) a la 3. Merek ini menggunakan banyak media, mulai dari koran, outdoor, dan televisi. 3 memasang papan promosi, neon box, dan poster di beberapa outlet pulsa.

TVC (Television Commercial)

Cakep, cakep, cuakep. Jojing, jojing, jojing. Mau, mau, mau?

Suka yang tiga kali? Pakai 3. Dapaet 3x lipat setiap isi ulang. Satu kali ke semua operator, dan dua kali ke sesama 3.

“Mau? Mau? Mau?”

Percaya atau tidak, hanya itulah naskah iklan yang dipakai. Targetnya anak muda, iklan ini cukup masuk, kan? Unik, lucu, mengibur. Nilai tambahnya, iklan ini mampu masuk ke hati publik. Iklan yang sangat cerdas dan kreatif. Mau?

Salam Hebat!