Yogyakarta Menjadi Tuan Rumah Acara ICBM Tahun 2019

Yogyakarta Menjadi Tuan Rumah Acara ICBM Tahun 2019

by 30 October 2019

Untuk kesepuluh kalinya, Indonesia Corporate Business Meeting (ICBM) yang merupakan kerja bareng Kementerian Pariwisata RI dan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Proevent, digelar di Yogyakarta pada tanggal 19 hingga 20 September 2019.

“Dahulu namanya Indonesia Corporate Meeting & Incentive Travel Mart (ICMITM) dan sekarang berubah nama dan logo menjadi ICBM, yang merupakan sebuah even corporate business meeting terbesar di Indonesia yang akan memberikan lebih dari 5.000 peluang one on one business appointment, khususnya bagi industri MICE di Indonesia,” ujar Direktur Pelaksana ICBM, Indra Sakti Madewa, Kamis (19/9/2019) saat pembukaan ICBM Hotel Sahid Jaya Yogyakarta.

Dijelaskan Sakti, even ini merupakan agenda tahunan dan kerjasama Kementerian Pariwisata dengan pihak swasta dan pemerintah daerah. “Even ICBM mempertemukan perusahaan-perusahaan korporasi multinasional dengan para penyedia jasa meetings and incentive travel di Indonesia selama dua hari dalam sebuah forum B2B business to business yang dirancang khusus dan dinamis dalam format table top round robin,” jelasnya.

Dengan berbekal pengalaman dari penyelenggaraan kegiatan sebelumnya di Bali, Yogyakarta, Lombok, Manado, Medan, Semarang, Padang, dan Surabaya, ICBM lanjut Sakti mampu memberikan dampak positif yang cukup besar yang nantinya akan dirasakan langsung maupun tidak langsung bagi destinasi penyelenggara maupun perkembangan MICE di tanah air. “Kenapa ICBM kali ini diselenggarakan di Yogyakarta, karena Yogyakarta sebagai salah satu destinasi tujuan MICE di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Marlina Handayani mewakili Kepala Dinas Pariwisata DIY mengatakan, corporate market adalah pasar yang menjajikan, dalam kondisi kritis sekalipun mereka akan tetap membutuhkan tempat (Venue) untuk melakukan pertemuan. “Pasar MICE secara ekonomi juga lebih menguntungkan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” katanya.

Dan umumnya wisata MICE pelaksanaannya lebih terorganisir, dengan dana yang cukup besar. Sehingga kedepannya, ICBM sambung Marlina akan terus berlanjut sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk memfasilitasi networking antara sellers Indonesia dengan para corporate buyers.