Jualan Laris dengan Double Bind

Jualan Laris dengan Double Bind

by 11 June 2019

“Minumnya, mau pake es jeruk, atau es teh mas?” Pertanyaan seperti pertanyaan di atas tentu sudah tidak asing lagi bagi Anda bukan?

Atau Anda juga akan menemukan pertanyaan seperti ini:

“Minumnya pake apa mas?”

Jika Anda berada sama-sama di warung kecil tanpa menu makanan atau minuman yang lengkap, Anda tentu akan memperhatikan bahwa kalimat di atas, lebih efektif dan menghasilkan penjualan yang lebih banyak. Mengapa?

Nah, di sinilah areanya NLP. NLP adalah teknik yang akan membuat orang-orang yang mengaplikasikannya dalam kehidupannya menjadi semakin efektif, karena NLP dikembangkan sejak 40 tahun dengan mengamati POLA yang efektif dan tidak efektif di masyarakat. Dari POLA-POLA yang efektif ini lalu di uji kembali berulangkali, beda orang, beda konteks dan kejadian.

Jika telah terbukti efektif, maka POLA ini akan dirumuskan, dibentuk PATTERN atau FORMULAnya agar bisa di MODELLING atau ditiru dan diaplikasikan di dalam berbagai sisi kehidupan, bisnis, pekerjaan, dan profesi.

Double Bind adalah satu kalimat yang diucapkan seseorang kepada teman bicara, yang bertujuan memberikan pengaruh, sehingga teman bicara akan memilih salah satu dari dua atau beberapa pilihan yang diberikan.

Mana saja yang dipilih oleh lawan bicara, itu adalah hal yang bermanfaat bagi pemberi pilihan. Dalam contoh di atas, penjual menawarkan, mau minum es jeruk atau es teh? Mungkin suasana terik matahari, sehingga minuman yang ditawarkan adalah semua yang mengandung es. Nah, apakah pembeli memilih es jeruk atau es teh, semua lebih menguntungkan dibandingkan pembeli hanya memilih air putih sebagai teman makan siangnya hari itu.

Sebagai orang timur, kita akan merasa sungkan jika diberi pilihan es jeruk atau es teh, lalu kita memilih air putih bukan? Ada perasaan sepertinya kalo pilih air putih, kok saya dianggap miskin ya? Lain cerita, kalo seorang bapak-bapak, memang terkena penyakit asam urat, sehingga dia mengurangi minum es, maka mungkin saja dia akan memilih teh hangat atau jeruk hangat, atau malah air mineral dalam kemasan.

Tentu saja, cara ini, tidak memastikan setiap saat dan 100% berhasil, tetapi kecenderungannya adalah berhasil. Angka keberhasilannya tinggi, maka cara ini dianggap cara yang efektif, lalu diberilah nama DOUBLE BIND, yang artinya dua-duanya mengikat.

Dua-duanya mengikat pembeli untuk memutuskan sesuatu yang akan menguntungkan penjual. Tentu saja, cara-cara seperti ini, dilakukan secara bermoral, dalam suasana bebas tanpa tekanan dan produk yang ditawarkan menguntungkan bagi pembeli.

Apakah Anda sebagai pembeli?

Jika Anda sebagai pembeli, Anda akan memperhatikan, bagaimana agen asuransi Anda, akan menggunakan cara-cara double bind ini kepada Anda. Begitu juga distributor MLM atau Sales apapun yang menawarkan kepada anda, dua pilihan yang sama-sama menariknya.

Nah, jika Anda menemukan kalimat ini diucapkan, Anda bisa menjaga jarak sejenak, memikirkan dengan rasio Anda, apakah kedua barang-barang tersebut memang Anda butuhkan atau Anda hanya tertarik secara spontan, tanpa pernah merencanakan untuk membelinya?

Nah, jika Anda hanya tertarik sekilas, saya sarankan Anda untuk menunda keputusan Anda, sampai benar-benar bisa memikirkan secara rasional, apakah Anda benar-benar secara logis, meletakkan barang tersebut dalam mata anggaran, barang yang harus anda beli?

Apakah Anda Penjual?

Jika Anda seorang penjual, atau bahkan orang tua yang perlu mempengaruhi anak Anda, seorang guru yang perlu mengajar dengan persuasif, seorang manajer, direktur atau pemimpin bisnis yang perlu menggerakkan organisasi Anda, belajarlah Teknik-teknik MILTON MODEL untuk mempengaruhi orang lain.

Ada puluhan teknik Milton Model, dari ratusan teknik NLP yang sangat berguna dalam meningkatkan penjualan atau pengaruh Anda. Apakah itu dalam bahasa verbal maupun dalam tulisan-tulisan yang Anda buat di media sosial, messenger, blog, website, media cetak, dan media lainnya.

Saya percaya dan telah membuktikan, NLP banyak membantu hidup saya, tentu Anda juga mau bukan?

Selamat belajar NLP dan mengimplementasikannya dalam kehidupan pribadi, organisasi maupun bisnis Anda.

Salam Hebat,

Putu Putrayasa

NLP Trainer, Licensed by Co-Founder of NLP, Dr. Richard Bandler dan tergabung dalam Society of NLP, USA