Belajar Ilmu Sales Marketing dari Semut

Belajar Ilmu Sales Marketing dari Semut

by 23 October 2018

Kali ini kita akan membahas tentang: bagaimana kita bisa belajar seni dunia Sales dan Marketing dari Semut.

Belajar bisa di mana saja, kapan saja, dari sumber dan media belajar apa saja. Meski secara fisik semut itu kecil, tetapi ada beberapa pelajaran yang dapat kita ambil dari semut.

1.Semut selalu berjuang terus, pantang menyerah sebelum ada hasil

Apakah anda pernah menghalangi jalan seekor semut? 
Semut pasti berusaha untuk mencari jalan lain. Kita halangi lagi jalan lain yang akan di tempuh dan dia tetap mencari jalan lain untuk menlanjutkan perjalanannya. Terus-terusan kita halangi jalannya dan pasti terus-terusan pula dia mencari jalan lain bahkan dia akan mendaki, meskipun resikonya kehilangan nyawanya.

Hikmah yang bisa kita ambil dari hal tersebut adalah bahwa seekor semut tidak pernah menyerah terhadap halangan apapun yang menghambat atau menghalangi tujuannya.

Nah hubungannya dalam dunia Sales dan marketing adalah bagaimana jika anda mencoba memprospek calon klien, berapa kali anda ditolak, berapa kali anda dihalangi saat mau berusaha menjelaskan presentasi produk dan jasa anda, apakah anda mudah menyerah dan pulang tidur, atau anda bisa belajar seperti semut yang terus berjuang memikirkan cara cara efektif untuk mencapai penjualan anda. 

Dari zaman dahulu sampai sekaramg dalam dunia sales akan selalu menghadapi tantangan, bedanya bagaimana cara cara yang anda lakukan akan mempengaruhi hasil dan pendapatan anda. Jangan harap anda bisa mendapatkan hasil yang beda dengan cara yang sama. Itu namanya anda sudah kurang pemikiran.

2. Kerjasama dengan semut lainnya.

Kalau mau belajar tentang kerja sama, belajarlah kepada semut. Jika seekor semut menemukan makanan yang cukup besar, maka ia akan mengundang rekan-rekannya untuk bersama-sama menggotong makanan tersebut ke sarang mereka. Mereka akan menghampiri makanan tersebut dari semua arah dan berusaha membawanya bersama-sama.

Jika makanan itu terlalu besar dan berat untuk digotong bersama-sama, maka mereka akan merobek makanan tersebut menjadi kecil-kecil dan membawa potongan yang kecil-kecil itu ke sarang mereka. Tidak ada yang menyombongkan diri karena sudah menemukan makanan tersebut. Tidak ada juga yang membanggakan diri karena bisa membawa bagian yang lebih besar.

Bahkan jika diperjalanan ada celah besar dan dalam yang menghalangi jalannya, ternyata yang terjadi adalah ada sebagian semut mengorbankan diri mereka dengan cara merekatkan diri menjadi jembatan hidup guna kelancaran pekerjaan rekan-rekan semut yang lain. Tujuan mereka hanya satu, kerjasama menyelesaikan pekerjaan besar tersebut.

Nah dalam dunia sales dan marketing penting sekali kerjasama antar masing masing individu, apalagi saat kita dapat project besar, dibutuhkan kerjasama team yang kompak, dan kebersamaan untuk berjuang bersama sama memperoleh hasil yang maksimal. Setiap orang punya potensi yang unik jika masing masing bekerja sama dan saling menolong maka tak ada target penjualan yang sulit untuk di capai.

3. Menyiapkan makanan pada setiap musim.

Pada saat musim panas, mereka kumpulkan persediaan logistik dalam gudang yang dibangun didalam sarang mereka yang jumlahnya cukup untuk ribuan semut anggota keluarga mereka. Hal tersebut sebagai bekal mengantisipasi saat musim dingin yang menyebabkan semut sulit mencari makanan di luar sarang. Saat musim dingin, banyak semut juga masih tetap mencari makanan meskipun berjuang lebih keras melawan dingin.

Di dalam dunia semut  terjadi pembagian tugas yang jelas dan tegas, masing masing bertanggung jawab  terhadap pekerjaannya, dan tidak perlu diawasi, sedangkan Ratu bertugas bertelur, ada semut-semut yang bertugas merawat telur-telur, pejantan bertugas membuahi si Ratu. Semut pekerja bertugas mencari makanan untuk kebutuhan semua, ada juga semut yang menerima persediaan makanan yang dibawa oleh para semut pekerja tadi dan menyimpannya di semacam gudang penyimpanan, ada juga bertugas menjaga persediaan makanan.

Semut tersebut mengerjakan apa yang menjadi tugasnya, tidak ada yang merasa lelah, jenuh, apalagi protes. Dalam dunia sales dan marketing penting bisa mengelola keuangan, mungkin bulan lalu jualan banyak dan mendapat bonus besar, kita harus tahu bagaimana menyimpan uang  dan menabung jika keadaan yang sulit terjadi.

4. Jeli melihat peluang dibalik kesulitan.

Tahukan pepatah “Ada gula Ada Semut”. Coba anda  buat percobaan taruh sedikit gula dilantai yang tidak ada seekor semut pun di radius 100 meter, tinggalkan kira-kira setengah jam an, lalu kembali untuk liat gula tersebut, kira-kira apa yang terjadi? Pasti ada semut mengeliling bahkan mengambil gula tersebut. Ingat ! tadi ngak ada semut sama sekali sekarang tiba-tiba sudah ada semut.

Kita sebagai sales dan marketing harus jeli melihat adanya peluang peluang, caranya dengan networking dan juga peka terhadap peluang, harus kreatif melakukan berbagai cara untuk terobosan penjualan.
Terus belajar dari sales marketing unggul sehingga bisa ambil bagian dalam peluang baru. Karena jaman terus berubah, perubahan itu abadi. Teruslah belajar.

5. Punya banyak teman dan menjaga nama baik serta menghormati sesama teman.

Semut bila bertemu dengan sahabatnya mereka saling menyapa sebagai bentuk penghormatannya kepada yang lain. Berapa kali saudara memberi salam kepada saudara anda ketika bertemu? Sampai sejauh mana penghormatan anda kepada saudara anda? Tidakkah kita lebih banyak menyakiti saudara kita daripada berbuat baik? 

Dalam dunia sales dan marketing, nama baik sangat penting, saling menghargai sesama sales, dan jangan mementingkan diri sendiri, itu kunci suksesnya, anda bisa memperoleh banyak sekali peluang karena referensi teman anda.

Dari beberapa ilustrasi diatas, kita bisa mengambil pelajaran hidup. Seekor semut saja tidak pernah berhenti, putus asa, frustasi, takut untuk selalu mencoba dan berusaha untuk tetap sampai pada tujuannya. Sementara kita manusia, yang dikatakan mahluk terbaik dilengkapi akal pikiran malah suka sebaliknya, bahkan masih banyak yang bunuh diri karena frustasi.

Kita harus lebih baik dari semut mahluk kecil tapi produktif. Jangan pernah frustasi lagi, tetap teruslah berusaha dengan berbagai cara dan metode yang terbaik. Pasti dan Pasti kita akan sampai pada tujuan kita yaitu kesuksesan.