Mental Entrepreneur

Mental Entrepreneur

by 7 November 2016

“Dimarahin….” Ujar Govinda, Anak saya yang berusia 10 tahun, sembari memainkan air di tangannya. Badannya menyender ke pinggir kolam kecil di sebuah Hotel Bintang 5 di Yogyakarta, siang itu. Tidak seperti biasanya saya mengajaknya mandi sore, kali ini saya mengajaknya mandi siang, sebelum saya berangkat mentoring klien di Surabaya dan mentoring Dirut serta Tim Bank Kecil saya di Mataram, Lombok.

Jawaban spontan itu, kontan saja membuat saya tertawa….

Pertanyaan saya, memang wajar belum bisa dia jawab dengan baik oleh anak seusia Govinda, bahkan oleh banyak orang yang usianya sudah 3 bahkan 4x usia Govinda.

“Dik.. Kalau adik punya 5 Karyawan, bagaimana adik bisa membuat 5 karyawan adik itu, bisa gajian setiap bulan dengan aman dan adik usahanya juga bisa untung?” pertanyaan ini saya lontarkan, karena anak saya, dua-duanya, Putri dan Govinda sama-sama pengen kayak papanya, “Jadi Pengusaha”.

Saya pun telah mulai membangun dalam pikiran bawah sadar dan kebiasaan berpikir mereka, cara berpikir, berkata-kata dan bertindak layaknya pengusaha.

Karena saya memperhatikan..

Di negeri ini banyak sekali Entrepreneur yang hanya berbekal Mindset seorang Manajer, bahkan kadang lebih parah hanya bermental Supervisor bahkan Staf, tapi berani menggerakkan bisnis dengan ugal-ugalan.

Padahal menurut hemat saya, Entrepreneur harus punya Mental seorang Direktur, Manajer dan Komisaris, tentu bukan hanya Mental (MindSET) tetapi juga SkillSET, ToolSET dan ActionSET (4SET) seorang ENTREPRENEUR alias Kombinasi seorang Direktur, Komisaris dan Manajer.

Memulai bisnis boleh dari mana saja, tapi Platform pengembangan diri harus jelas dan terukur.

Saya mengalami sendiri…

Ketika melakukan Take Over Belasan Bisnis dalam beberapa tahun terakhir, baik Perusahaan Properti, Perguruan Tinggi, Bank, Media, Restoran, Lembaga Kursus, Perusahaan Iklan, maupun yang lainnya, permasalahannya sama. Kualitas SDM mulai dari Owner, komisaris dan direksinya parah.

Itulah mengapa…

Saya akhirnya mengembangkan Konsep Matriks 5 x 5 Dalam pengembangan SDM di Hebat Group.

5 Level SDM dikombinasimatrikkan dengan 5 Pilar Bisnis Hebat Group, yang saya Koreksi tahun ini, dimana sebelumnya saya menggunakan 4 Pilar Bisnis. Tentu Koreksi tidak hanya kata, tapi sudah mulai saya Install di Hebat Group.

“Gregetan…”

Rasanya pengen segera melatih para Entrepreneur Pemula, menengah ataupun yang sudah mulai Mentok… Stagnan bisnisnya.. agar mereka bisa mulai mengasah 4SET yang dibutuhkan para ENTREPRENEUR berkelas Direktur dan Komisaris.

Bukan Mental dan Skill hanya selevel Manajer tapi berkartu nama Director bahkan CEO.

#Miris

Mohon doa ya kawan-kawan..

Dalam Mimpi saya melahirkan Sejuta Pengusaha… saya bisa mengawali dengan membangun 1000 Entrepreneur yang memang Mumpuni, yang memang 4SET-nya adalah selevel Direktur dan Komisaris agar bisa diduplikasikan masing-masing 1000 berikutnya hingga jadilah Sejuta Pengusaha ya kawan-kawan..

Mudah-mudahan saya berkesempatan berbagi agar bisa memperbanyak REAL CEO di Indonesia,  bukan hanya Kartu nama dengan pepesan kosong.

Aminnnn 38x

Salam Hebat

Putu Putrayasa

CEO of BERNAS MEDIA GROUP

Web: HarianBernas.com

Android apps: Harian BERNAS