Tak bisa Menulis = Bangkrut ??

Tak bisa Menulis = Bangkrut ??

by 30 November 2015

“Jika saya tidak menuliskannya, maka masukan, ide dan gagasan saya, akan hilang begitu saja” Tulis Richard Brandson. Pemilik Virgin Air ini, memang terkenal dengan gagasan-gagasan Out Of The Box nya, menyebrang atlantik hingga pariwisata Luar angkasa.

Sebelum 2008…

Saya termasuk pemimpin yang suka membaca buku, tetapi tidak aktif menulis untuk publik, saya menulis untuk buku Harian Saya. Tahun 2008, Ketika kampus saya di Baturaja sedang mengalami Kemerosotan, Mahasiswa yang diterima menurun dalam 3 tahun berturut-turut, saya harus menemukan ide, bagaimana memimpin dan membalikkan Trend penurunan mahasiswa tersebut?

Jawabannya pun ketemu. Team pesimis, saling menggosip, kurang kerjasama dan fokus pada proyek di luar sendiri-sendiri. Bagaimana mengubahnya?

Ada 3 kemampuan yang harus saya kembangkan..

Story telling, Humor dan Menulis…

Story telling adalah salah satu strategi komunikasi untuk menembus faktor kritis dari pikiran sadar, agar pesan yang disampaikan menembus pikiran bawah sadar dengan lebih mudah dan mengendap disana menjadi nilai atau keyakinan yang baru.

Humor adalah Pendobrak, agar bisa diterima diberbagai kalangan dan kelompok pemikiran. Saya ingat betul, bagaimana sejak 2008 saya serius sekali meningkatkan kualitas Humor saya…

Dan ternyata…

Menulislah yang memiliki Daya Ungkit atau leverage paling Tinggi.. Karena dengan sekali mengerjakan tinggal Broadcast. Di Zaman Gadget dan Sosial Media ini, tidak Memiliki kemampuan menulis, akan sangat berbahaya buat Entrepreneur seperti saya dan Anda.

Kenapa?

Persaingan Karir dan Entrepreneur, seperti di lintasan balap, memperebutkan Harta Karun. Mereka yang memiliki selera humor yang rendah, tidak pandai bercerita dan kurang pandai menuangkan gagasannya dalam tulisan. Akan tertinggal oleh para pembalap yang akan mengambil harta karun terlebih dahulu. Pembalap tercepat, akan mendapat lebih banyak.

Raditya Dika, saya kira figur yang Pas untuk menggambarkan hal ini. Sosok anak muda yang sukses karena Humor, bercerita dan Menulis. Banyak yang Sukses dari Stand Up Comedy, namun Kemampuannya Menulis semakin menempatkan Raditya Dika jauh melesat di depan, PopularitasĀ  dan tentu sebanding dengan perolehan Harta Karunnya šŸ˜€

Dimanakah Anda? Jika Anda terinspirasi dengan artikel ini Anda Bisa Bersama saya dan harianbernas.com yang sedang BERGIAT menyiapkan “JOGJA sebagai Kota Penulis Dunia”. Ada banyak Hal yang akan Menyebabkan, Jika Masyarakat Jogja Pandai ketiga hal tersebut, maka masyarakat Jogja Akan Lebih sejahtera lagi.

Maka menyiapkan 168 Profesi di Jogja Bisa Menulis, Mulai Dari Pengemis, Pengamen, Pedagang Sayur, Tukang sampah, Tukang pijet, polisi, pilot, pramugari, birokrasi dst akan dilatih menulis.

Semua ini akan digerakkan dengan gerakan “Kamis Menulis” …

Akan kita mulai Hari Kamis ini, 3 Desember 2015.

HARIAN BERNAS menyumbang Penulis…

STIEBBANK menyumbang Tempat…

Jam 09.00 -12.00 ….

Lho kok Jam kerja? Agar yang ikut yang memang benar-benar membutuhkan dulu. Sehingga nanti benar-benar berlatih serius karena Khawatir Gagal dalam Persaingan Bisnis atau Kehidupan jika tidak menguasai Keahlian Ini… Wkwkwwk…

Silakan Hubungi Mas Anthonny +6282120000339

Untuk anda yang akan ikutan ya. Tanya-tanya dulu juga boleh Kok. Kenalan Juga Boleh, Kebetulan mas Anthonny nya masih Bujang dan Jomblo wkwkwk.

Selamat bergabung bersama saya dalam ” GEMA = Gerakan Menulis Jogja” mewujudkan JOGJA sebagai KOTA PENULIS DUNIA.

Mareeeee….

Salam Hebat

 

Putu Putrayasa

Pemimpin Umum harianbernas.com

CEO of STIEBBANK & Hebat Group