4 Nasihat Sederhana Untuk Anda Yang Sering Mengalami Penolakan Dalam Bisnis

4 Nasihat Sederhana Untuk Anda Yang Sering Mengalami Penolakan Dalam Bisnis

by 17 October 2015

Mengalami penolakan dalam bisnis? Jangan dulu frustasi namun juga jangan terus menerus kepala dan mengulang hal yang sama. Penolakan dalam bisnis mulai dari belum berhasil menjual, merekrut, meyakinkan dan apapun goals bisnis kita adalah hal yang wajar. Hampir semua pernah mengalaminya terutama di fase awal membangun sebuah bisnis.

Mungkin Anda telah membaca ratusan blog, buku ataupun seseorang yang memotivasi Anda untuk bersabar dan tetap semangat dalam menghadapi penolakan. Namun tak dapat dipungkiri jika penolakan yang bertubi-tubi sedikit semi sedikit akan menggerogoti motivasi Anda dalam berjuang.

Agar itu tidak terjadi pada Anda, ada beberapa cara yang saya pelajari dan rangkumkan dari berbagai sumber. Beberapa nasehat sederhana bagi Anda yang sering mengalami penolakan dalam bisnis.

  1. Penolakan Bukan Akhir Dari Segalanya

Nasihat ini mungkin sudah jamak Anda dengar. Bahkan dari orang terdekat yang berusaha memberikan suntikan semangat kepada Anda ketika mengalami penolakan. Nasihat sederhana ini jika kita resapi lebih dalam, ternyata bukan sekedar penghibur hati yang luka. Tapi peletus semangat baru yang membara.

Namun Ya, itulah rumus dasar dalam penolakan. Ia bukanlah akhir dari proses bisnis Anda. Bisnis Anda bukan sekedar kata Yes dan No yang dikatakan pelanggan untuk penawaran Anda. Bisnis Anda adalah rangkaian proses untuk mendeliver nilai tambah yang dimiliki bisnis/produk Anda kepada mereka. Fokuskan diri Anda pada hal itu dulu.

  1. Kata Tidak, Belum Tentu Sebuah Penolakan

Kata-kata seperti tidak, maaf, lain kali saja, enggak, dan apapun yang kita anggap bermakna penolakan. Sebenarnya belum tentu semua itu benar-benar merupakan penolakan. Bisa jadi sebenarnya mereka sudah tertarik oleh produk atau apa yang Anda tawarkan hanya saja ada suatu hal yang membuat dia menunda keputusan. Bisa karena waktu yang tidak tepat, belum percaya kepada penjual/penyampainya, atau apapun itu. Maka tugas Anda ialah menemukan hal itu. Lakuakan evaluasi, berpikir positif dan tetap menjaga hubungan baik dengan orang tersebut.

  1. Berhentilah Mengejar Jadilah Mempesona

Terkadang ketika terlalu memohon terhadap suatu hal kepada seseorang ialah malah merasa memiliki kebebasan sepenuhnya untuk mengatakan ya ataupun tidak. Begitupun saat Anda menawarkan atau menjual suatu hal. Jangan pernah terkesan Anda mengejar dan bergantung penuh pada keputusan mereka. Jadilah mempesona, tunjukkan sesuatu yang justru membuat merekalah yang rugi jika menolak tawaran Anda. Ubah mindset anda, ubah cara Anda, itu akan mengubah mindset mereka dan lihatlah nanti hasilnya.

  1. Jangan Seperti Lalat, Tapi Tirulah Semut

Pernah dengan cerita tentang fenomena lalat dan semut ketika melewati sebuah kaca?. Lalat terus menerus membenturkan dirinya ke kaca karena ia pikir itulah jalan satu-satunya. Sementara semut ia terus berjalan mengelilingi kaca untuk mencari celah mana yang bisa ia tembus untuk melewati kaca tersebut. Keduanya bisa dikatakan GIGIH.

Namun GIGIH saja ternyata tidak cukup, perlu yang dinamakan kerja cerdas. Jika Anda mengalami penolakan, tentu Anda tahu apa yang mesti Anda lakukan. Jangan jadi lalat tapi tirulah cara semut.

Demikian artikel kali ini. Semoga Bermanfaat.

Salam Hebat