Iklan Gratisan Vs Berbayar, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

Iklan Gratisan Vs Berbayar, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

by 19 August 2015

Tidak bisa dipungkiri bahwa sosial media tak sekedar menjadi wadah untuk networking dan berkomunikasi dengan teman lama maupun mencari teman baru. Namun lebih dari itu Sosmed telah menjadi chanell pemasaran yang cukup efektif untuk hampir semua bisnis.

Ada beragam cara untuk memanfaatkan sosial media sebagai media pemasaran. Mulai dari cara yang gratisan, organic hingga iklan yang berbayar. Semua cara memiliki kelebihan dan kekurang tersendiri.

Namun dikutip dari survei online Forreseter terhadap social marketers pada kuartal pertama tahun 2015 ini menyatakan bahwa Iklan atau pemasaran di media sosial secara organic alias gratisan sudah tidak akan berfungsi secara maksimal.

Bahkan berdasarkan analisisi dari Nate Elliot dan Richard Joyce dalam penelitiannya, ada tiga faktor yang menyebabkan iklan berbayar akan lebih mendominasi dan menguntungkan bagi pemasar kedepannya :

  1. Alogaritma sosial media akan terus berubah

Hal ini menyebabkan pemasaran sosial secara organik akan terus berubah dan perlahan berhenti. Contohnya jika dahulu Facebook memiliki fasilitas Social Graph yang sangat mebantu marketers dalam mentarget teman facebook, kini fitur tersebut sudah ditiadakan. Kecuali jika membeli software tertentu yang berfungsi serupa.

Hal lainnya juga saat ini Brand atau bisnis yang memposting konten di fanpage ataupun akun mereka hanya dapat menjangkau 2% dari total fans mereka.

  1. Iklan di social media akan menjadi booming dan bermunculan sehingga harganya cenderung akan semakin murah.

Sosial media akan semakin memberikan kemudahan bagi para pelaku bisnis dan marketers dalam melakukan atau menggunakan iklan berbayar. Contoh yang sama adalah Facebook, jika dahulu untuk menggunakan fitur FB Ads harus memiliki kartu kredit atau akun paypall, kini kita bisa menggunakan kartu debit untuk membayar biaya iklan.

  1. Iklan berbayar mampu memberikan data dan target audiens yang lebih spesifik dan segmented

Dan lebih dari itu, setiap iklan yang kita aktifkan akan bisa kita lihat hasil yang terukur dan kemudian dilakukan evaluasi baik terhadap konten maupun strategi iklan tersebut.

Dengan kondisi seperti ini tak heran jika saat ini 80 % pengeluaran pemasaran online di banyak perusahaan dialokasikan untuk iklan berbayar di sosial media. Masih dari hasil survey yang sama, Forester menyatakan bahwa saat ini sosial media yang paling laris dan efektif dalam program iklan berbayarnya yakni 82% mengaku puas dan terus berlangganan iklan di facebook.

Diikuti Twitter dengan 62%, Youtube 50% dan LinkedIn dengan total 31%. Berbeda dengan sosial media diatas, Pinterest dan Instagram nampkanya masih harus bekerja keras untuk membuat program iklan yang menarik dan memiliki kinerja yang efektif.

Menggunakan cara gratis dengan pemasaran organic memang masih sangat mungkin diupayakan dan bisa sedikit menghemat biaya pemasaran yang dikeluarkan. Namun dari segi waktu, kemudahan dan hasil cukup nampak perbedaan yang signifikan. Namun baik itu berbayar atau gratis melakukan pemasaran di sosial media memerlukan perencanaan yang matang, konsistensi dan selalu melakukan tes ukur atas setiap effort dan biaya yang dikeluarkan.

Sudahkah Anda merencanakan strategi pemasaran dan iklan sosial media untuk bisnis Anda?