Cara Menarik Dan Mempertahankan Karyawan Yang Berkualitas

Cara Menarik Dan Mempertahankan Karyawan Yang Berkualitas

by 5 August 2015

Dalam bisnis apapun, kualitas SDM sangatlah menentukan kemajuan sebuah bisnis. Namun harus diakui bahwa menemukan SDM yang yang berkualitas dan memiliki talenta tidak mudah. Selain jumlahnya terbatas, SDM yang ada saat ini memang dikenal kritis dan tinggi tuntutannya.

Cukup miris jika kita melihat angka pengangguran yang masih tinggi di Indonesia. Banyak yang mengeluhkan kurangnya lapangan pekerjaan. Namun di sisi lain tak sedikit pengusaha atau perusahaan yang malah mengaku kesulitan mendapatkan karyawan yang berkualitas. Sehingga memang untuk mendapatkan karyawan pun seolah menjadi persaingan tersendiri di kalangan perusahaan perusahaan.

Solusinya ialah dengan melakukan Employer Branding. Yaitu membangun citra perusahaan sebagai tempat kerja yang menyenangkan dalam benak karyawan, stakeholder maupun calon karyawan. Employer Branding memiliki kekuatan yang luar biasa dalam mem-engage karyawan yang sudah ada ataupun menarik calon karyawan baru untuk bergabung dalam perusahaan.

Menarik karyawan berkualitas untuk bergabung tidak selalu dimaknai dengan tawaran gaji yang tinggi. Karena kompetitor atau siapapun akan dengan mudah menawarkan gaji yang lebih tinggi. Selain itu uang atau gaji yang kita berikan tidak bisa membeli integritas dan loyalitas dari seorang karyawan.

Kita lihat bagaimana ribuan orang begitu berhasrat untuk bisa diterima bekerja di perusahaan perusahaan seperti Google, Facebook, Zappos, Astra dan sebagainya. Karena perusahaan tersebut sukses membangun employer branding yang baik. Mereka sukses membuat karyawannya dengan bangga mengatakan Saya bangga bekerja di Google Saya bekerja di Facebook dan sebagainya.

Berikut adalah beberapa yang saya pelajari dan dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang sudah memiliki employer branding yang kuat, diantaranya :

  1. Membentuk Karakter dan Budaya Perusahaan Yang Baik

Sebelum kita menarik karyawan yang baru, pastikan bahwa karyawan lama kita sudah terlayani dengan baik dengan sistem dan lingkungan kerja yang baik. Hal inilah yang lambat laun akan menjadi budaya dan karakter perusahaan. Dan budaya perusahaan inilah yang akan meng-engage karyawan lama dan menarik karyawan baru.

Entah ini di ekspos atau tidak namun hal ini akan diketahui oleh pihak luar. Tentu saja umumnya pencari kerja akan mencari perusahan dengan budaya perusahaan yang baik dan menyenangkan. Untuk hal ini kita bisa belajar dari perusahaan seperti Zappos, Boeing, Astra dan lainnya.

  1. Memberikan Informasi Detail Tentang Pekerjaan

Menurut suvey yang dilakukan oleh Talent Board mengatakan bahwa 77,3% pencari kerja paling mengutamakan deskripsi pekerjaan sebelum mempertimbangkan gaji dan benefit yang ditawarkan. Untuk itu penting bagi perusahaan sebisa mungkin mencantumkan dengan detail pekerjaan, program development hingga wewenang bagi calon karyawan. Baru kemudian

  1. Ceritakan Peranan Pekerjaan Tersebut Bagi Perusahaan

Dikutip dari hasil survey Milenial Branding, karakteristik perusahaan yang dilirik calon pekerja adalah perusahaan yang menawarkan pekerjaan yang meaningfull. Bukan sekedar berapa gaji yang mereka dapatkan tiap bulan, tapi mereka juga berpikir seberapa besar kontribusi atau peranan yang bisa mereka lakukan untuk kemajuan perusahaan dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Buatlah SDM kita bangga atas pekerjaan yang mereka lakukan.

Seperti halnya yang dilakukan Lockheed Martin, perusahaan ini berhasil yang menempati urutan kedua di employer brand index. Perusahaan ini membuat feature video yang di upload di website dan youtube. Ia menampilkan karyawannya bercerita tentang pengalaman bekerja di perusahaan tersebut, tentang background pekerja, jenjang karir, dan apa yang mereka suka tentang pekerjaan dan perusahaan.

Perusahaan bukan sekedar tempat seseorang berkumpul melakukan sesuatu sesuai sistem lalu menerima gaji setiap bulannya. Lebih dari itu perusahaan yang besar akan terus maju dan berkesinambungan ialah perusahaan yang bisa menjadi tempat bagi karyawannya berkembang baik secara personal dan professional. Sudahkah Anda merancang strategi emplyer brand perusahaan Anda?