Empowering Identity=Empowering Bisnis

Empowering Identity=Empowering Bisnis

by 3 August 2015

High Profit series

Kekuatan sebuah bisnis tidak bisa lepas dari identitas pendirinya. Pemilik boleh siapa saja, tetapi PENGARUH PENDIRI, sangatlah menentukan. Pendiri yang dikenal Jujur, Kreatif, cerdas, suka berbagi dan selalu memihak kepentingan pelanggan cenderung akan membangun bisnis lebih besar daripada pendiri yang tidak dikenal.

Belasan Tahun berlalu setelah kejadian di tegur oleh Wali Kelas saya di Ruang Konsultasi karena sering membantah dan mendebat guru. Artinya belasan Tahun pula saya kemudian belajar berkomunikasi dengan lebih efektif. Saya pun belajar “mendengar” lebih baik, berkomunikasi dan menghargai orang.

Itu artinya Belasan tahun, saya belajar membuat orang lain senang berkomunikasi dengan saya. Semakin banyak orang yang suka berkomunikasi dengan saya, semakin kuat Identitas seorang Putu Putrayasa yang saya bangun.

Identitas ini, yang oleh para praktisi Komunikasi Marketing, disebut sebagai PERSONAL BRANDING. Persis seperti yang dilakukan oleh Bill Gates, membangun citra sebagai seorang philantropis atau Dermawan dengan kepedulian dan sumbangan yang ia berikan kepada dunia.

Di Toko komputer yang saya bangun, karena mengenal nama saya membuat supplier toko-toko saya berani memberikan Konsinyasi barang-barang dalam jumlah yang banyak dan harga yang bersaing.

Ketika kemudian, saya hendak menulis buku, sebagai media untuk memperkuat identity saya, saya pun berpikir harus menulis buku yang isinya adalah pengalaman saya, yang berguna untuk orang lain. Mengapa pengalaman sendiri? Agar apa yang saya tuliskan adalah sebuah inspirasi, bukan hanya mengajari.

Itulah mengapa buku pertama saya berjudul “Kaya dan Bahagia Modal Ngobrol”. Saya benar-benar menuliskan buku tersebut berdasarkan pengalaman empiris saya, belasan Tahun jadi Pengusaha yang memulai dari Nol. Dengan Pengalaman dan kisah nyata, ingatan pembaca akan lebih kuat dibandingkan hanya mengutip buku para penulis lainnya.

Ketika saya SMA saya sering tampil di televisi, untuk mengikuti Lomba Cepat Tepat, nama saya cukup dikenal di kalangan para pendidik. Hasilnya?

Tahun pertama, Kampus AKMI BATURAJA, langsung memperoleh 176 mahasiswa, yang artinya semua Biaya Operasional kampus bisa ditutup oleh Iuran kuliah mahasiswa, alias BEP. Sekali lagi Identitas saya, prestasi saya sebelumnya membantu perkembangan Bisnis saya.

Ketika hendak membangun bisnis Properti saya, 4 Tahun lalu, identitas saya sebagai “Peraih REKOR MURI Pendiri Perguruan Tinggi Termuda di Usia 26 Tahun” membantu perkembangan Bisnis saya. Ketika saya memberikan penawaran Kavling Tanah di internet dan social media, rekaman ketika saya di Undang oleh “Kick Andy” di Metro TV mempercepat kepercayaan seseorang untuk membeli kavling Tanah.

Begitulah Identitas kita, yang dibangun dari Prestasi di Masa Lalu, akan sangat membantu bisnis yang kita bangun. Nah Prestasi tentu tidak datang dengan sendirinya, tetapi perlu direncanakan dengan matang, agar ketika prestasi tersebut dicapai, ia akan sangat bermanfaat untuk Hidup Kita.

Sudahkah anda merancang prestasi yang ingin anda Raih, dan bermanfaat seumur hidup anda?

Selamat mendesain Prestasi dan menapaki langkah untuk meraihnya. Membangun PERSONAL BRANDING, Identitas yang akan mempermudah untuk MEMBESARKAN BISNIS ANDA.