7 Kesalahan Dalam Sosial Media Marketing Yang Tidak Kita Sadari

by 11 June 2015

Sudah tidak aneh lagi jika saat ini banyak orang yang menggunakan sosial media sebagai ladang penghasilan. Berbagai produk dan jasa bisa di bisniskan melalui sosial media. Bahkan perusahaan-perusahaan besar pun mulai membuka chanell komunikasi dan promosi melalui sosial media.

Meski banyak yang sudah merasakan nikmatnya berjualan dengan memanfaatkan sosial media. Tak sedikit juga dari kita yang belum berhasil menjual produknya atau bahkan gagal. Belajar dan mengamati kesuksesan pebisnis online melalui sosial media. Saya menemukan 7 kesalahan pebisnis online pemula dalam memanfaatkan sosial media sebagai chanell pemasarannya.

Diantaranya sebagai berikut :

  • Tanpa Tujuan dan Perencanaan

Banyak dari kita yang berbisnis online hanya karena tergiur oleh keberhasilan orang lain. Kemudian mereka ikut berjualan tanpa tujuan dan rencana jangka panjang yang jelas. Mengalir begitus saja hingga akhirnya saat menemui kendala atau melihat tren bisnis lain yang sedang booming ia dengan mudahnya berpindah haluan.

  • Tidak Memiliki Target Yang Terukur (KPI)

Sama halnya dengan bekerja, aktifitas dalam berbisnis online di sosial media juga harus terukur dan terarah. Tujuan jangka panjang di pecah menjadi target-target jangka pendek yang harus dicapai pada sekian waktu tertentu. Dalam istilah lainnya biasa disebut KPI (Key Performance Indicator) seperti contohnya berapa jumlah followers, jumlah like dalam satu bulan dan sebagainya.

  • Tidak Membangun Komunikasi

Namanya juga sosial media, tempat orang bersosial dengan kata lain harus ada interaksi atau komunikasi. Begitupun jika kita menggunakan sosial media sebagai chanell pemasaran, rumusnya hampir sama. Semakin kita mampu berkomunikasi dengan followers, fans, teman kita maka kita akan lebih dipercaya, semakin orang percaya semakin mudah ia membeli. Maka usahakan setiap postingan dapat menarik interaksi dan membuka komunikasi dengan mereka.

  • Terlalu Banyak Jualan

Saat ini orang sudah muak dengan iklan jualan. Ketika timeline sosial media Anda penuh dengan iklan, tidak akan ada orang yang betah di timeline Anda kecuali orang yang memang sedang mencari produk yang Anda jual. Berjualanlah dengan cara yang lembut, buat calon pembeli tertarik pada produk yang Anda jual tanpa Anda bual dengan kalimat jualan.

  • Tidak Ada Orang/Tim yang Menghandle

Ketika bisnis Anda semakin besar, terlebih chanel pemasaran sosial medianya semakin banyak dan beragam, tentu kita tidak bisa mengerjakan semuanya sendiri. Jika pun bisa kita tidak bisa fokus pada pengembangan bisnisnya akibatnya bisnis sulit berkembang. Untuk itu jika dirasa bisnis sudah mulai stabil dan terus mengalami kenaikan, jangan ragu untuk mengajak orang lain untuk menjadi tim yang menghandle sosial media atau aspek bisnis lainnya.

  • Fake Follower

Banyak followers saja belum tentu berimbas pada banyaknya penjualan. Apalagi jika followers yang Anda miliki adalah fake/palsu atau akun yang tidak aktif. Promosi Anda akan sia-sia karena fake follower tidak mungkin berinteraksi apalagi membeli. Sebisa mungkin kumpulkanlah followers asli dan sesuai dengan target market bisnis Anda di semua sosial media yang Anda gunakan

  • Tidak Konsisten

Ini penyakit yang banyak di derita para pebisnis pemula. Menggebu-gebu di awal, jualan belum laris, merasa capek promosi akhirnya perlahan mundur teratur. Tidak ada hasil yang instan, berbisnis online melalui sosial media pun memerlukan konsistensi dalam melakukannya.

Diantara 7 ini, adakah yang pernah Anda alami?