Beranikah Anda Memulai Bisnis Properti?

by 16 May 2015

Jika Anda sekarang punya impian besar yaitu ingin menjadi kaya dari bisnis properti, mengapa tidak? Saya rasa, Anda harus yakin dan berani mewujudkan  impian besar itu, karena mimpi ada cetak biru (blue print) dari sebuah realitas. Mimpi besar, saya kira perlu bagi kita yang ingin maju, karena hal itu akan menantang kita, untuk kerja keras, tekun, pantang menyerah guna mewujudkan cita-cita itu. Jika Anda melihat, sesungguhnya tidak sedikit orang menjadi kaya dari properti, maka percaya saja, kalau mereka bisa kaya, pasti Anda pun juga bisa.

Di era globalisasi seperti sekarang ini, memang bisnis properti semakin banyak orang yang menjalankannya dengan berbagai alasan. Namun yang pasti setiap orang menjalankan bisnis untuk satu tujuan, yaitu mendapatkan laba, maka dengan laba besar maka menjadi kaya tak mustahil akan terwujud. Dan, semua ini memang butuh keberanian diri kita sendiri. Jika kita tak berani mengeluti bisnis ini, maka tentu akan sulit untuk mewujudkan impian kita jadi kaya.

Keberanian inilah yang membuka peluang. Karena dengan berbekal keberanian, saat Anda punya ide bisnis, ide ini bisa Anda presentasikan kepada pemilik modal. Masalah permodalan pun terselesaikan berkat sikap mental positif. Ketika memulai usaha, banyak orang fokus pada permodalan semata. Padahal, terdapat hal penting lain yang wajib dimiliki saat memutuskan berbisnis. Hal tersebut berasal dari dalam diri calon pengusaha, yakni sikap mental pantang menyerah dan keberanian. Pastikan pada saat memulai bisnis properti, kita mempunyai mental bisnis dulu. Yakni siap-siap untuk rugi dan tahan banting.

Tapi saya rasa, kita harus yakin bahwa yang namanya pproperti itu merupakan kebutuhan primer atau pokok setiap orang, misalnya saja rumah. Setiap orang butuh tempat tinggal, apalagi semakin hari jumlah penduduk semakin bertambah. Selain itu, harga properti yang cenderung naik setiap tahun itu juga menjadi peluang buat kita untuk jadi kaya, jika kita benar-benar sukses menekuni bisnis properti. Karena, semua orang tahu bahwa kalau harga properti semakin hari semakin melambung tinggi. Kenaikan harga ini selain disebabkan oleh perjalanan waktu, disebabkan juga karena lahan yang semakin terbatas dan permainan harga dari para pengembang. Selain itu juga ada beberapa daerah yang memiliki kebijakan pembatasan pembangunan rumah pada lahan kosong, sehingga harga properti semakin melambung tinggi.

Selain itu, menurut saya, mengapa orang tertarik bisnis properti karena bisnis ini bisnis yang mulia. Kok bisa? Dengan bisnis ini kita bisa merumahkan orang, menciptakan lapangan macam-macam pekerjaan. Dari beberapa alasan di atas, tak heran bila pelaku bisnis properti semakin banyak bertambah. Saya yakin, Anda tertarik memulainya? Jika Anda fokus dan benar menekuni bisnis properti, tak mustahil akan kaya. Bahkan ada informasi terbaru bahwa Husodo Angkosubroto yang merupakan Presiden Direktur Gunung Sewu Kencana, kini menempati posisi ke 23 orang terkaya RI, Husodo mengantongi kekayaan US$ 1,5 miliar dari bisnis agribisnis, properti dan asuransi yang digarap perusahaannya. Ini membuktikan bahwa peluang bisnis properti sangat besar untuk kita menjadi kaya asal kita sungguh-sungguh menjalaninya.

Sementara itu, Robert G. Allen dan Mark Victor Hansen dalam ”One Minute Millionaire” menulis bahwa setiap orang sebenarnya bisa menjadi kaya. Diberi kebebasan untuk memilih satu atau lebih dari jalur menjadi kaya yaitu bisnis, investasi, real estate (properti) dan internet. Jalur tersebut telah dic iptakan para pendahulu yang menjadi kaya. Kita cukup mengikuti jejak mereka. Salah satu jalur yang paling disorot akhir-akhir ini adalah jalur properti.

Oleh karena itu, menjadi kaya lewat properti bukan sesuatu yang mudah dan bukan sesuatu yang tidak mungkin. Semua harus melewati proses, ada pengorbanan waktu, finansial, tenaga serta perasaan, disiplin, fokus, kerja keras, semangat dan sekali lagi harus ada keberanian sebab hal itu juga menjadi faktor penentu kayanya seseorang dari bisnis properti ini. Bagaimana dengan Anda? Semoga berani mencoba bisnis ini. Semoga sukses. ***