Manfaat Megendalikan Blok Mental

Manfaat Megendalikan Blok Mental

29 April 2015

Anda pernah mendengar atau malah mempunyai keyakinan seperti ini?

  • Uang adalah sumber segala masalah
  • Nggak apa-apa hidup miskin yang penting bahagia
  • Kaya membuat orang tidak bahagia
  • Saya hanya orang biasa TIDAK MUNGKIN bisa SUKSES
  • Saya TIDAK MUNGKIN bisa menghentikan kebiasaan negatif
  • Sifat saya TIDAK MUNGKIN diubah karena sudah GAWAN BAYI
  • Bisnis itu SULIT
  • Bisnis itu butuh MODAL besar
  • Saya TIDAK BAKAT bisnis
  • Saya tidak punya waktu
  • Saya sudah tua dan lemah

Apabila anda mempunyai  salah satu atau beberapa keyakinan seperti di atas, atau keyakinan yang senada dengan itu, maka sadarilah bahwa anda mempunyai penyakit penghambat kesuksesan diri untuk menjadi hebat, yaitu  yang bernama mental blockMental block harus dikenali dan dikendalikan, karena penyakit ini tidak terlihat secara lahiriah, tetapi dapat menghambat kita dalam mencapai banyak impian dalam hidup. Lalu, bagaimana hubungan antara mental block dengan program “menghebatkan diri”?.

Sukses adalah sebuah tanggung jawab, bukan hanya hak atau kewajiban. Dalam kitab suci agama apa pun dijelaskan bahwa setiap manusia adalah wakil Tuhan di bumi dan harus mempertanggungjawabkan apa yang telah diperbuat selama hidup. Oleh karena setiap manusia harus sukses dan itu hukumnya wajib.

Problematika yang dihadapi oleh banyak orang adalah bahwa kebanyakan mereka tidak dapat atau sangat sulit untuk mencapai kesuksesan dalam hidupnya. Ada banyak hambatanyang ada pada setiap diri manusia untuk maju meraih kesuksesannya. Salah satu hambatanbesar yang sering tidak disadari oleh kita adalah  mental block (blok mental). Mental block adalah keyakinan, nilai, dan  kebiasaan yang menghambat seseorang untuk maju dalam meraih kesuksesan.  Mental block dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu : pikiran, kemampuan, perlaku, dan lingkungan.  Mental block terbentuk setahap demi setahap seiring dengan pengalaman hidup yang kita peroleh, sehingga terbentuklah sebuah generalisasi pengalaman menjadi sebuah keyakinan yang benar, meskipun hal tersebut  belum tentu benar.

Mental block tidak selalu negatif dan harus dibersihkan secara total, tetapi ada yang harus dihapus, dikurangi atau cukup dikendalikan. Mental block ibarat rem pada sebuah mobil;  bila mobil selalu direm maka tidak akan pernah jalan, tetapi bila tidak pernah direm maka mobil akan jalan ngawur tak terkendali.

Oleh Sungkono

Praktisi NLP, Dosen STIEBBANK