Hijrah Membawa Berkah

Hijrah Membawa Berkah

22 April 2015

Beberapa hari yang lalu, hujan masih mengguyur wilayah jalur jalan Pantura (pantai utara Pulau Jawa), tepatnya di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Saya dalam perjalanan menuju kota Pekalongan dari arah Semarang, terpaksa mengarahkan mobil masuk ke sebuah SPBU karena jalan raya yang tergenang air setinggi lutut orang dewasa. Saya turun dari mobil dan berjalan ke arah Mushola SPBU untuk sholat dan menunggu hujan reda.

Saat menunggu di teras mushola, kebetulan ada pedagang tahu Sumedang yang ikut berteduh dengan membawa dua buah keranjang penuh berisi bungkusan tahu dengan tambahan cabe rawit hijau di dalamnya. Menggugah selera, terbayang gurihnya tahu dan pedasnya cabe hijau.

“Kang, sabarahah harga tahu nya?” saya bertanya kepada penjual tahu dengan logat bahasa Sunda yang dipaksakan. “Lima rebuan, isinya sepuluh potong,” pedagang tahu menjawab dengan bahasa dan logat Sunda asli. “Satu bungkus ya kang, tahunya asli dibikin di Sumedang Kang?” tanya saya sambil berjongkok “Tidak, bikin tahunya di Pekalongan, tapi semua tenaga kerjanya dari Sumedang. Untuk tenaga yang berjualan seperti kang Asep ini ada 12 orang, berkeliling sekitar wilayah Pekalongan,” kata kang Asep.

“Berapa rata-rata tahu yang terjual per hari?” saya bertanya sambil penasaran. “Kita beli dari pembuat tahu setiap papan berisi 120 potong, rata-rata per hari habis 8 papan tahu, satu potong tahu keuntungan Rp100,” Kang Asep menjelaskan dengan serius. Dan saya pun terdiam sambil berhitung berapa keuntungan setiap hari kang Asep, dan saya teringat sebuah ayat di dalam Al-Quran, “Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak,” (QS. An-Nisaa: 100).

Kalau ingin sukses maka berhijrahlah. Hijrah dalam Bahasa Arab berarti berpindah tempat. Anda ingat ide air minum dalam kemasan? Pertama kali dipopulerkan bukan dari Indonesia. Ide itu dibawa masuk ke Indonesia hingga akhirnya hampir semua orang di Indonesia pernah menggunakan air minum dalam kemasan. Anda dapat memulai ide bisnis dari asal daerah Anda, dan mulai memasarkan ide bisnis Anda di mana Anda bertempat tinggal saat ini. Selamat menemukan ide bisnis baru. Pastikan “hijrah membawa berkah”. Selamat menjalankan ibadah Puasa Ramadhan 1435 H bagi Anda yang beragama Islam.

Susatyo Herlambang, SE, MM

Pengusaha, Penulis Buku, Dosen STIEBBANK

 

Related Entrepreneurship Articles

Similar Posts From Entrepreneurship Category