Persaingan Toko Modern

Persaingan Toko Modern

by 25 February 2015

Pak Putu yang semakin mengHEBAT,

Saya pengelola toko serba ada di Sentolo, Kulonprogo. Omset 20 juta sehari. Begitu diapit toko modern Alfamart dan Indomaret omset toko saya sekarang 2 juta perhari. Mohon saran Pak Putu agar toko kami bisa semakin naik omsetnya. Terima kasih. – Isti

Pak Putu yang semakin mengHEBAT,

Saya pengelola toko serba ada di Sentolo, Kulonprogo. Omset 20 juta sehari. Begitu diapit toko modern Alfamart dan Indomaret omset toko saya sekarang 2 juta perhari. Mohon saran Pak Putu agar toko kami bisa semakin naik omsetnya. Terima kasih. – Isti

Dear Ibu Isti yg terus mengHEBAT,

Seperti yang saya ulas, persaingan adalah salah satu faktor yang harus kita kelola dalam berbisnis. Secara teori disebut sebagai 4C, yaitu Company, Customer, Competitor, dan Change.

Dalam company sendiri, ada 4 Pilar yang perlu ibu tegakkan, yaitu marketing, financial, operasional, dan SDM. Nah, dalam marketing sendiri, Ibu perlu kuat dalam marketing mix jika ingin company atau usaha ibu kokoh dan bisa bertahan di benak customer. Dengan begitu, bisa unggul bersaing dengan competitor dan mampu berselancar di atas gelombang perubahan zaman yang semakin menantang.

Salah satu guru bisnis saya berbicara lebih ekstrim. Bisnis adalah kendaraan mencapai tujuan finansial, yaitu kebebasan finansial karena menghasilkan finansial, dari aset-aset yang memberi pasive income.

Maka, jangan pernah mencintai bisnis atau kendaraan terlalu berlebihan. Siapkanlah beberapa kendaraan bisnis, seperti halnya kita ke Jakarta, mungkin kita butuh kereta api, pesawat, dan mobil. Begitulah kita menyiapkan multi bisnis sebagai kendaraan menuju tujuan finansial kita.

Berhubungan dengan toko Ibu, Ibu memiliki 2 pilihan, fight or flight. Fight berarti bertahan di bisnis yang sama, lalu kreatif dalam marketing mix, unik dalam product, bersaing dalam price, kuat dalam promotion, dan bagus dalam place.

Artinya? Product jangan head to head alias sama persis dengan yang ada di kedua toko modern tersebut. Pilihlah jenis, tipe, dan merek yang berbeda, yang kalau bisa, dengan begitu otomatis menang dalam price. Kalaupun price lebih tinggi, tentu karena brand atau merek yang dipilih memang lebih baik atau secara persepsi di atas product yang ada di kedua toko modern itu.

Promosi? Usahakan anda membangun program-program customer loyalty, alias yang membuat konsumen jadi loyal. Misalnya, program berhadiah yang mensyaratkan konsumen berbelanja beberapa kali untuk mendapatkan hadiah di toko Ibu, misal berhadiah emas 1 gram, untuk omset 20 juta selama 1 tahun. Atau berhadiah boneka-boneka lucu yang disukai anak-anak atau mainan-mainan yang disukai anak-anak.

Nah, program-program promosi seperti itu akan menghasilkan perbedaan, dan yang ada sentuh adalah emosi anak-anak yang nantinya akan mengajak orang tuanya belanja berulang.

Selamat mengambil keputusan ya bu….